JAKARTA, iNews.id - Hadits-hadits tentang bid'ah penting Muslim ketahui agar tidak mudah menghukumi sesat kelompok lain hingga memicu perpecahan.
Kata bid'ah memang kerap dijadikan landasan untuk menuduh orang lain sesat karena dinilai tidak sesuai tuntunan sunnah Rasulullah SAW. Pihak yang menuduh pelaku bid'ah sesat selalu berasumsi tidak ada dalil khusus baik di Al Quran maupun hadits.
Secara etimologi bid’ah bermakna “yang pertama” atau yang “mengawali”. Makna ini didasarkan kalimat yang terdapat pada al-Qur an Surat al-Ahqaf (46) : 9.
Sedangkan secara istilah bid'ah adalah melakukan atau melaksanakan sesuatu yang belum pernah dilakukan pada zaman Nabi SAW. Berikut beberapa hadits yang menjelaskan tentang perbuatan bid'ah.
1. Hadits Bid'ah Imam Bukhari
عَنْ أُمِّ الْمُؤْمِنِيْنَ أُمِّ عَبْدِ اللهِ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا قَالَتْ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم : مَنْ أَحْدَثَ فِيْ أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ. (رواه البخاري ومسلم))