Nabi Yusuf datang dengan proposal ketika melamar sebagai pengelola kekayaan negara. "Jabatan semacam bendahara negara," kata Gus Yahya.
Di antara sejumlah gagasan yang ditawarkan Gus Yahya, salah satunya adalah the governing NU alias menjadikan pola kerja PBNU seperti sebuah pemerintahan.
Seorang Ketua Umum, ujarnya, mesti berfungsi seperti seorang presiden. Ia memimpin rapat, seperti seorang presiden memimpin sidang kabinet. Seluruh program dan agenda kerja diputuskan bersama.
Menanggapi paparan Gus Yahya, Ketua PWNU Bali KH Abdul Aziz menyatakan sangat dapat memahami. "Rasanya gagasan-gagasan besar Kiai Yahya, kalau dilaksanakan, akan mengubah wajah NU sehingga manfaatnya akan kian terasa," ujarnya.
Dia berharap, PBNU ke depan lebih memperpendek jarak dengan wilayah dan cabang. Sebab, kata Kiai Abdul Wahid, selama dua periode memimpin NU Bali, dia belum pernah dapat sapaan dari PBNU.