Doa Sebelum Adzan Beserta Dalil dan Syarat Muadzin

Kastolani Marzuki
Adzan oleh 7 orang di Masjid Agung Sang Cipta Rassa peninggalan walisongo di Cirebon, Jawa Barat (Foto: iNews/Miftahudin)

Ada beberapa ketentuan berikutnya yang harus diperhatikan khusus bagi seorang muadzzin;

1. Muadzzin disunnahkan dalam keadaan suci dari hadts besar maupun kecil.

2. Muadzzin bukan seorang yang fasiq.

3. Muadzzin disunnahkan memiliki suara yang bagus/merdu.

4. Disunnahkan bagi muadzzin untuk meletakkan kedua jempolnya ditelinga.

5. Adzan dikumandangkan dengan berdiri.

6. Disunnahkan orang yang adzan adalah dia yang melaksanakan iqamah (qomat).

7. Ada baiknya seorang muadzzin tidak mengambil upah dari adzannya, walaupun sebagian ulama ada yang menilai boleh-boleh mengambil upah dari adzan.

Ketentuan Adzan

Mengumandangkan adzan tidak boleh sembarang waktu. Ada beberapa ketentuan adzan dikumandangkan yakni:

1. Adzan dikumandangkan setelah masuk waktu shalat kecuali subuh yang boleh dibuat adzan dua kali. 

2. Adan dikumandangkan diawal waktu.

3. Adzan dikumandangkan dengan lafazh arab bukan terjemahan.

4. Melafalkan redaksi adzan dengan benar.

5. Berurutan antara lafazh adzan dari awal hingga akhir.

6. Al-Muwalah dengan tidak menjedah lafazh adzan satu dengan yang lainnya dengan perbuatan makan, minum, berbicara, dst. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Lirik Sholawat Ya Rasulullah Salamun 'Alaik Arab, Latin, dan Artinya

57 tahun lalu

Dzikir Hari Selasa 1000 Kali, Amalan Dahsyat Imam Ghazali

57 tahun lalu

Sholawat Imam Syafi'i dan Keutamaannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal