Dalil tentang Hisab dan Rukyat dalam Menentukan Awal Ramadhan 2026

Kastolani Marzuki
Ilustrasi dalil tentang hisab dan rukyat dalam menentukan 1 Ramadan 2026. (Foto: Freepik)

Dalam hadits lain disebutkan sebagai berikut:

“Berpuasalah kamu dengan melihat hilal dan berbukalah kamu dengan melihatnya juga. Tetapi bila ada awan yang menghalangi, maka genapkanlah hitungan dan janganlah menyambut bulan baru.” (HR. An-Nasa’i dan Al-Hakim).

Syaikh Yusuf Al-Qaradhawy di dalam kitabnya “Kaifa Nata’amalu Ma’a As-Sunnah” menjelaskan tentang cara memahami teks hadits melaui kaidah: التمييز بين الهدف الثابت والوسيلة المتغيرة (membedakan antara tujuan yang tetap dan wasilah atau cara yang (bisa) berubah)

Dalam hal ini beliau memberikan contoh tentang hadits puasa Ramadhan dan rukyat, sabda Rasulullah SAW:

صوموا لرؤيته ـ أي الهلال ـ وأفطروا لرؤيته، فإن غم عليكم فاقدروا له

“Berpuasalah kalian dengan meliaht (bulan) dan berbukalah (berlebaran) dengan melihat bulan, jika terhalang oleh kalian melihat bulan maka taqdirkanlah”.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
Muslim
7 jam lalu

Apa Bedanya Metode Hisab dan Rukyat dalam Penentuan Puasa Ramadhan? Begini Penjelasannya

Nasional
7 jam lalu

Sidang Isbat Awal Ramadhan 2026, Ini 96 Lokasi Pemantauan Hilal dari Aceh-Papua

Internasional
4 jam lalu

Durasi Puasa Ramadan di Eropa Lebih Pendek hanya 11-an Jam, Kenapa?

Muslim
5 jam lalu

Tata Cara Shalat Tarawih 11 Rakaat 4 4 3, Lengkap Bacaan Niat dan Doanya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal