Cara Menentukan Awal Ramadhan dan Idul Fitri

Inas Rifqia Lainufar
Cara menentukan awal Ramadhan dan Idul Fitri. Metode Hisab (Foto: Majelis Tarjih Muhammadiyah)

JAKARTA, iNews.id - Bagaimana cara menentukan awal Ramadhan dan Idul Fitri? Apa metode yang digunakan dalam penentuan tersebut?

Penentuan awal bulan Ramadhan dan Syawal atau Idul Fitri selalu menjadi perhatian besar umat Islam. Pasalnya, bulan Ramadhan adalah bulan yang suci, sedangkan awal bulan Syawal berkaitan dengan berakhirnya puasa Ramadhan dan masuknya hari raya Idul Fitri.

Namun jika ditelaah, penentuan awal dua bulan tersebut sama seperti bulan-bulan lain dalam kalender Hijriah. Sebagaimana yang telah diketahui, terdapat dua metode yang biasa digunakan.

Adapun penjelasan dari masing-masing metode tersebut adalah sebagai berikut.

Cara menentukan awal Ramadhan dan Idul Fitri

1.Metode rukyatul hilal

Dilansir dari situs Kementerian Agama (Kemenag), Selasa (14/3/2023), hilal adalah bulan sabit muda pertama yang bisa diamati setelah terjadinya konjungsi pada arah matahari terbenam. 

Sedangkan rukyatul hilal merupakan aktivitas mengamati hilal ketika matahari terbenam di setiap tanggal 29 bulan Qamariyah dalam kalender Hijriah.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ini Kata Yenny Wahid soal Perbedaan Penetapan Ramadan: Saling Menghormati

57 tahun lalu

Awal Ramadan Berpotensi Beda, MUI Ingatkan yang Penting Fokus Ibadah

57 tahun lalu

Potensi Beda Awal Ramadan, Wapres: Kita Harus Saling Pengertian dan Legowo

57 tahun lalu

Pedagang Pakaian di Pasar Tanah Abang Ngaku Pendapatannya Turun Dibanding Masa Pandemi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal