Cara Cek Tanggal Lahir dalam Kalender Islam Pakai QuranTime

Rizqa Leony Putri
QuranTime menyediakan arah kiblat online, jadwal sholat, dan konverter kalender Islam dalam satu platform gratis. (Foto: dok QuranTime)

JAKARTA, iNews.id - Sedang mengurus berkas nikah, tiba-tiba petugas KUA menanyakan tanggal lahir Hijriah. Kamu mungkin tahu persis tanggal lahirmu pada kalender Masehi, tapi bagaimana dengan tanggal lahirmu pada kalender Islam? 

Situs ini juga menyediakan arah kiblat online, jadwal sholat, dan konverter kalender Islam dalam satu platform gratis. Namanya QuranTime, dan kalau kamu belum pernah dengar, artikel ini akan menunjukkan kenapa situs itu layak di-bookmark sekarang juga.

Kenapa Banyak Orang Tidak Tahu Tanggal Lahir Hijriahnya Sendiri

Sistem penanggalan yang dipakai di akta lahir, KTP, ijazah, dan hampir semua dokumen resmi Indonesia adalah kalender Masehi, kalender solar yang berbasis pergerakan matahari. 

Kalender ini yang kita gunakan setiap hari, yang kita jadikan patokan ulang tahun, deadline, dan jadwal kerja. Kalender Islam bekerja dengan cara berbeda. Sistem ini berbasis fase bulan, bukan matahari. Hasilnya, satu tahun Hijriah lebih pendek sekitar 11 hari dibandingkan dengan tahun Masehi. 

Artinya, kalau tanggal lahir Masehi-mu selalu jatuh di bulan yang sama setiap tahun, tanggal Hijriah-mu bergeser tiap tahunnya. Tidak heran kalau kebanyakan orang tidak hafal, bahkan tidak pernah tahu tanggal lahir mereka dalam kalender Islam. 

Padahal informasi ini kadang dibutuhkan: untuk catatan akikah, administrasi pesantren, atau sekadar rasa ingin tahu soal bulan kelahiran yang punya makna tersendiri dalam tradisi Islam.

Mengenal Sistem Tanggal Lahir dalam Kalender Islam

Kalender Hijriah dimulai dari tahun 622 Masehi, yaitu tahun ketika Nabi Muhammad hijrah dari Mekah ke Madinah. Itulah kenapa sistem ini disebut kalender Hijriah, dan tahunnya ditandai dengan singkatan H atau AH (Anno Hegirae).

Satu tahun Hijriah terdiri dari 12 bulan Islam, persis seperti kalender Masehi. Namun, jumlah harinya berbeda pada setiap tahun Hijriah, berkisar antara 354 dan 355 hari. Ini yang bikin tanggal-tanggal penting Islam seperti Ramadan, Idulfitri, dan Iduladha terus bergeser kalau dilihat dari kalender Masehi.

Editor : Rizqa Leony Putri
Artikel Terkait
Bisnis
4 jam lalu

PaDi UMKM Gelar PBFS 2026, Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM

Bisnis
4 jam lalu

Pelindo Lakukan Soft Launching Layanan Kepelabuhanan di Perairan Nipa

Bisnis
4 jam lalu

PT Pegadaian dan PT ANTAM (Persero) Tbk Jalin Sinergi Strategis Perdagangan Logam Mulia

Nasional
6 jam lalu

Bank Jakarta Raih Penghargaan Indonesia Best CSR in Bank Sector 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal