Selanjutnya dalam prosesi perkawinan pihak pribumi harus mengucapkan kalimat syahadat sehingga perkawinan ini menjadi media yang efektif dalam penyebaran agama Islam. Contoh para ulama yang melakukan pernikahan dengan masyarakat pribumi diantaranya Raden Rakhmat atau Sunan Ampel dengan Nyai Manila, perkawinan antara Sunan Gunung Jati dengan putri Kawungaten, perkawinan antara Raja Brawijaya dengan putri Campa yang beragama Islam kemudian berputera Raden Patah yang pada akhirnya menjadi raja Demak.
Strategi dakwah penyebaran agama Islam melalui media perdagangan merupakan awal proses Islamisasi di Indonesia yaitu pada abad ke-7 M hingga abad ke-16 M, bangsa Indonesia kedatangan para pedagang Islam dari Arab, Persia, dan India.
Mereka melakukan kegiatan perdagangan di Indonesia dan menjalin hubungan dagang antara masyarakat Indonesia. Penyebaran agama Islam melalui perdagangan selain lebih menguntungkan juga sangat efektif dan sesuai dengan karakter masyarakat wilayah pesisir.
Jalur islamisasi melalui perdagangan dikatakan menguntungkan karena para raja dan bangsawan turut serta dalam aktivitas ini. Para bupati di pesisir pulau Jawa banyak yang memeluk agama Islam sehingga memudahkan para pedagang muslim dalam berdakwah. Pada saat itu perdagangan internasional sebagian besar dikuasai pedagang Muslim.
Demikian penjelasan mengenai bagaimana cara masuknya Islam melalui jalur pendidikan atau pengajaran yang perlu diketahui Muslim.
Wallahu A'lam