Al-Hafiz Ibnu Hajar rahimahullah berkata, ‘Dalam hadits ini terdapat anjuran untuk menyegerakan berbuka puasa, tidak diwajibkan sama sekali bagi seseorang untuk berpuasa pada sebagian malamnya. Tapi, kapan saja terbenamnya matahari terwujud, dihalalkan untuk berbuka.
Kesepakatan kaum muslimin dalam berbuka dan menyantap makanan langsung setelah mendengar azan untuk shalat Maghrib, merupakan dalil yang kuat. Lantas, bagaimana doa berbuka puasa?
اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa ala rizqika aftartu. Birahmatika yaa arhamar roohimiin.
Doa buka puasa yang lain didasarkan hadits shahih riwayat Abu Dawud, yang berbunyi sebagai berikut: