'Penyakit hasud adalah sebuah sikap tidak senang apabila orang lain mendapatkan nikmat. Penyakit ini jangan sampai kita pelihara,” katanya.
Rasulullah SAW pun mewanti-wanti umatnya untuk menjauhkan diri dari hasad sebagaimana dalam sabdanya.
إِيَّاكُمْ وَالْحَسَدَ فَإِنَّ الْحَسَدَ يَأْكُلُ الْحَسَنَاتِ كَمَا تَأْكُلُ النَّارُ الْحَطَبَ
“Dari Abu Hurairah bahwa Nabi saw. bersabda: “Jauhilah hasad (dengki), karena hasad dapat memakan kabaikan seperti api memakan kayu bakar.” (HR Abu Dawud).
Penyakit hati yang kedua ialah wa hawwan muttaba’ (riya). Riya adalah al’amalu li’ajlinnas (beramal, beribadah karena manusia). Sebaliknya yang disebut riya juga ialah tarkul ‘amal li ‘ajlinnas (meninggalkan suatu amal karena manusia.