مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
“barang siapa yang menghidupkan malam Lailatul Qodr dengan Iman dan Ihtisab (mengharapkan pahala), niscaya Allah mengampuni dosa-dosanya yang telah lampau” (HR Bukhori).
"Orang yang beri’tikaf karena kedekatannya dengan ibadah di malam itu, maka kedekatannya untuk mendapatkan malam Lailatul-Qodr pun menjadi sangat terbuka lebar," katanya dikutip iNews.id dari lama rumahfiqih.com, Jumat (7/5/2021).
Namun, haruskah seseorang itu menghidupkan sepenajang malam tanpa tidur dengan ibadah jika ingin mendapatkan Malam Lailatul Qodr?
Ataukah bisa mendapat keutamaan malam Lailatul Qodr dengan hanya sholat isya dan subuh berjemaah.