(HR. Bukhari dan Muslim)
Artinya: "Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata yang baik atau diam."
Hadis ini mengajarkan kepada kita bahwa setiap perkataan harus dipertimbangkan dengan baik. Jika tidak ada kebaikan dalam ucapan kita, maka lebih baik diam. Ucapan buruk dapat membawa dosa dan merusak hubungan dengan orang lain.
Adab Berbicara dalam Islam
Berbicara dengan Jujur: Allah SWT berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا
(QS. Al-Ahzab: 70)
Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar."
Tidak Menggunjing atau Bergosip: Allah SWT melarang kita membicarakan keburukan orang lain di belakang mereka:
وَلَا يَغْتَب بَّعْضُكُم بَعْضًا
(QS. Al-Hujurat: 12)
Artinya: "Dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain."
Berbicara dengan Lembut: Rasulullah SAW selalu menggunakan kata-kata lembut dalam berbicara, bahkan kepada musuhnya.