Dengan munculnya lagu APT dikhawatirkan akan mengganggu konsentrasi siswa yang akan mengikuti ujian masuk perguruan tinggi tersebut. Terlebih lagi ujian itu akan diselenggarakan pada 14 November 2024 mendatang.
Fenomena melodi lagu yang terus berputar-putar dalam pikiran seseorang ini disebut sebagai earworm. Masyarakat awam menganggap lagu yang earworm bisa membantu menenangkan pikiran yang tegang, namun hal itu tidak berlaku bagi siswa karena akan mengganggu konsentrasi belajar.
Sebelum single kedua Rose, terdapat banyak lagu yang menjadi terlarang bagi siswa di Negeri Ginseng. Beberapa di antaranya adalah U R Man (SS501), Dumb Dumb (Red Velvet), Ring Ding Dong (SHINee), dan Baby Shark (2015).
Selain Korea Selatan, negara Asia lainnya yang melarang pemutaran lagu APT adalah Malaysia. Hal itu bermula dari sebuah cuitan dari keterangan akun yang diduga merupakan bagian dari keanggotaan Kementerian Malaysia.
Sebab, lagu APT yang menampilkan konsep apartemen dianggap sebagai tempat godaan yang mereka yakini sebagai tempat yang bisa mendorong seseorang untuk melakukan tindakan yang kurang pantas dan hal itu bertentangan dengan budaya Timur.
Namun, hal itu secara cepat ditanggapi oleh Kementerian Kesehatan Malaysia. Melalui akun X/Twitter mereka menegaskan pernyataan soal pelarangan pemutaran lagu APT bukan berasal ataupun berkaitan dengan kementerian dari Negeri Jiran manapun.
Demikian ulasan mengenai kenapa lagu APT Rose dilarang. Semoga bermanfaat!