Adab Gus Miftah ke Pedagang Es Teh Dibandingkan dengan Penyanyi Niken Salindry, Netizen: Beda Kelas!

Nurul Amanah
Gus Miftah mengolok-olok pedagang es tersebut dengan kata-kata kasar, penyenyi Niken Salindiri justru memborongnya untuk penonton. (Foto: X/Muhammad Sobri)

"Itu totalnya berapa semua? Rp100 ribu. Oke, semuanya boleh ambil itu ya, yang mau ambil, ambil aja. Sampeyan m elok joget ya mas, wes gak usah bakulan,” kata Niken.

Menyikapi itu netizen mengecam tindakan Gus Miftah dan memuji sikap Niken. Sebaliknya, mereka salut dengan adab Niken yang punya rasa kemanusiaan tinggi. Meski sama-sama sedang berada di atas panggung, perbedaan sikap keduanya begitu mencolok.

"Beda kelas, walau yang satu ngakunya panutan," ujar @ap***

"Niken Salindri the best, padahal dia masih muda tapi aaaa lopppp bgt," ujar @ta**

"Gua malah terharu sama biduan yang borong es jeruknya," ujar @ber***

Gus Miftah Minta Maaf

Utusan Khusus Presiden, Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah menemui penjual es teh yang diolok-oloknya dalam acara Magelang Bersholawat pada 20 November 2024 lalu. Dia meminta maaf kepada penjual es teh yang diketahui bernama Sonhaji secara langsung.

Dia mengatakan, silaturahmi ini dilakukan usai video dirinya mengolok-olok Sonhaji viral di media sosial. Dia mengaku niatnya melontarkan ucapan itu untuk bercanda, namun disalahpersepsikan oleh orang lain.

"Karena saya butuh silaturahmi dengan Kang Sonhaji bakul es viral, beliau ini sering banget ikut ngaji di mana-mana, mengikuti, sehingga yang saat itu niatnya guyon tapi disalahpersepsikan. Tapi apapun itu Abah minta maaf sama Kang Son," ujar Gus Miftah dalam video yang diunggah akun X @Heraloebss, Rabu (4/12/2024).

Dalam video itu, Gus Miftah tampak merangkul Sonhaji. Mereka didampingi sejumlah orang saat bertemu. "Sudah dimaafkan lahir batin," ucap Sonhaji.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dilaporkan Roy Suryo, Lechumanan Tak Sabar Ingin Cepat-Cepat Diperiksa Polda Metro

57 tahun lalu

Kritik Penangkapan Roy Suryo, Pengacara: Seperti Penculikan Jenderal di Film G30S/PKI

57 tahun lalu

Jokowi bakal Hadir di Sidang Roy Suryo dan Tifa, Kuasa Hukum Yakin Bisa Jawab Semua Tuduhan

57 tahun lalu

Tiyo Ardianto Dipolisikan, Ray Rangkuti: Harusnya Penjahat yang Dihukum, Bukan Orang Berpikir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal