Jaman SMA dulu gue sering banget terlambat nyampe sekolah. Yang paling ngeselin dari terlambat adalah, gue harus rela dipermalukan di depan kelas. Iya, ada seorang guru (nama disamarkan) yang suka banget mempermalukan gue.
Sebutlah Namanya Pak Bunga. Itu nama samaran, ya. Nama aslinya Pak Raflesia Arnoldi.
Jadi, pak bangkai ini kayaknya puas banget kalau udah bisa nge-bully murid.
Kayak waktu itu. Gue akhirnya berdiri di depan kelas gegara terlambat.
“Ken ini sebenarnya ganteng,” kata pak bangkai sambil ngeliatin gue dari ujung kepala sampai ujung kaki.
“Tapi sayangnya badannya kecil, kerempeng. Kalau ada temannya bersin pasti dia mental” Lanjutnya. Itu, anak-anak sekelas puas ngetawain gue men! Sialan.
“Tapi dia cocok loh jadi bintang iklan,” lanjutnya lagi.
“Hah serius pak?” tanya gue.
“Iya, saya serius.”
Akhirnya ini orang memuji juga. Gue menepuk dada. Hahha! Ken gitu loh!
“Tapi, iklan obat cacing,” lanjutnya.
Gue Kiky, selamat malam.
Sebelumnya, selamat malam. Terutama buat kamu-kamu semua yang jarang diucapkan selamat malam.