Waspada Risiko Gejala Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5, Lakukan 4 Hal Ini untuk Pencegahan 

Siska Permata Sari
Ilustrasi pasien terkena Omicron. (Foto: istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Indonesia saat ini tengah kembali menghadapi lonjakan kasus Covid-19. Hal ini disinyalir karena munculnya subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 yang diyakini menular lebih cepat.

Menurut pakar kesehatan, subvarian BA.4 dan BA.5 ini memiliki gejala yang relatif ringan. Lantas apa saja gejala dua subvarian Omicron tersebut?

Melansir dari Times of India, Minggu (24/7/2022), gejala yang dirasakan saat terpapar subvarian Omicron itu di antaranya demam tinggi, batuk, hidung tersumbat, pilek, dan kelelahan. Gejala tersebut biasanya berlangsung lebih dari 2-3 hari.

“Gejalanya dimulai dengan demam, tenggorokan sakit atau gatal, nyeri tubuh, kelelahan, diikuti oleh batuk dan iritasi tenggorokan,” kata Satish Koul, Direktur Penyakit Dalam Fortis Memorial Research Institute, seperti dikutip dari Times of India, Minggu.

Meski gejalanya relatif ringan, tetapi masyarakat diimbau untuk tetap tidak lengah. Sebab, subvarian Omicron ini juga lebih cepat menular, sehingga menyebabkan lonjakan kasus di sejumlah negara di dunia.

Editor : Elvira Anna
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Covid-19 Naik Lagi, Partai Perindo: Tetap Tenang, tapi Jangan Lengah!

57 tahun lalu

Covid-19 Meledak Lagi! Menkes Pastikan Varian Baru Tak Mematikan

57 tahun lalu

Covid-19 di Thailand Meroket 50.000 Kasus dalam Sepekan, Sekolah Mendadak Online!

57 tahun lalu

Isi Surat Edaran Kemenkes soal Covid-19: Dinkes Harus Rutin Lapor Tren Kasus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal