Terkait tumbuh kembang anak dengan penyakit jantung bawaan, Dokter Spesialis Anak, Nita Ratna Dewanti memaparkan, gangguan pertumbuhan kerap terjadi. Maka, diperlukan pemantauan pertumbuhan untuk mempertahankan pertumbuhan linier.
Seperti, pemantauan terhadap peningkatan ukuran tubuh, yakni tinggi badan, berat badan dan lingkar kepala, serta peningkatan berat badan agar berhasil dengan optimal.
"Setiap bayi harus mendapat ASI Eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupannya (termasuk IMD). Untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya, harus mendapat MPASI yang cukup dan aman, sementara ASI diteruskan sampai usia 2 tahun atau lebih,” kata Nita.
CEO RSPB dr. Martha M.L. Siahaan mengatakan, diadakannya seminar ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, khususnya pada penyakit jantung bawaan.
"Jika ada orang di sekitar yang kita kenal mengalami gejala atau bahkan kondisi dengan penyakit jantung bawaan, kita dapat memberi atau berbagi pengetahuan terhadap langkah atau proses perawatan yang tepat. Yaitu, segera menganjurkan atau meyakinkan untuk memeriksakan diri ke dokter spesialis jantung,” tuturnya.