Waspada Gagal Ginjal Tak Bergejala, Lakukan Deteksi Lewat Tes Urine

Annastasya Rizqa
Gagal ginjal kerap datang tanpa tanda yang jelas sehingga banyak pasien tidak menyadari kondisinya. (Foto: AI)

Prof. Endang mengatakan kondisi tersebut dipengaruhi faktor sosial, di mana laki-laki sering menjadi pencari nafkah utama dalam keluarga. Karena itu, keluarga cenderung mendorong upaya transplantasi agar kualitas hidupnya kembali membaik.

“Laki-laki sering jadi pencari nafkah utama, jadi keluarganya mendorong agar kualitas hidupnya kembali baik dan bisa bekerja lagi,” ujarnya.

Dia menegaskan, kesadaran untuk melakukan pemeriksaan sejak dini menjadi kunci penting dalam penanganan gagal ginjal. Dengan diagnosis lebih awal, pasien memiliki lebih banyak pilihan terapi, termasuk peluang menjalani transplantasi pada waktu yang tepat, bukan saat kondisi kerusakan ginjal sudah terlalu berat.

Deteksi dini melalui tes urin sederhana diharapkan dapat meningkatkan angka keberhasilan penanganan dan menekan risiko komplikasi. Masyarakat pun diimbau tidak menunggu munculnya gejala berat sebelum memeriksakan diri.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Health
4 jam lalu

Pendonor Ginjal Minim, Indonesia Butuh Lembaga Donor Organ Nasional

Health
6 jam lalu

Mitos dan Fakta soal Transplantasi Ginjal, Dokter: Tak Harus Satu Golongan Darah

Health
4 hari lalu

Penderita Gagal Ginjal Meningkat! Pasien Cuci Darah di Indonesia Tembus 200 Ribu

Health
6 hari lalu

Waspada! Muka Pucat Jadi Gejala Awal Gagal Ginjal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal