Viral Pria Menelan Pewangi Pakaian Berujung Kuras Lambung, Ini Tanggapan Ahli

Muhammad Sukardi
Viral cuci lambung gegara minum pewangi pakaian. (Foto: TikTok)

Dalam kondisi ditemukan perdarahan di lambung, tidak dilakukan pembilasan pada lambung, sifatnya hanya mengalirkan darah. Harapannya, mencegah agar tidak menjadi muntah darah. Kalau sampai muntah darah, lanjut Prof Ari, berisiko masuk ke paru-paru.

Pemasangan NGT juga dilakukan dalam kondisi di mana pasien mengalami sumbatan usus atau ususnya mengalami paralisis atau tidak bergerak. Dalam dunia medis disebut sebagai ileus paralitik.  

"Selang dipasang guna mengurangi cairan yang ada di dalam lambung. Tindakan ini disebut dekompresi," jelas Prof Ari.

Tak hanya itu, pemasangan selang NGT juga dilakukan pada pasien stroke yang mengalami kelumpuhan kemampuan mengunyah. Pada kondisi tersebut selang diperlukan agar pasien tetap bisa 'makan'.

Nah, pada kasus keracunan seperti dialami pasien pria yang viral, sudah tepat memasang NGT, dengan harapan racun yang masuk ke tubuh, bisa dikuras di lambung.

"Pada kasus keracunan, terminum zat toksik, bisa saja dokter melakukan pemasangan NGT untuk membilas lambung," kata Prof Ari.

Tindakan medis ini hanya boleh dilakukan oleh ahlinya. Sebab, ada efek samping yang bisa terjadi, salah satunya infeksi kerongkongan.

"Kalau terlalu lama, mungkin akan terjadi perlukaan di kerongkongan. Makanya, yang melakukan tindakan ini harus ahli, karena diperlukan ketelitian saat pemasangan selang ke lambung," tambah Prof Ari.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
Megapolitan
5 hari lalu

Motif Anak Kedua Racuni 3 Orang Sekeluarga hingga Tewas di Jakut: Merasa Dianaktirikan

Nasional
9 hari lalu

Kepala BGN Minta Maaf terkait Marak Keracunan MBG, bakal Sanksi SPPG Nakal

Seleb
14 hari lalu

Kronologi Lengkap Lisa Mariana dan Keluarga Keracunan Kepiting Alaska, Kondisinya Parah!

Seleb
14 hari lalu

Lisa Mariana Sedih Ibunda Tercinta Dirawat di RS gegara Keracunan Kepiting Alaska

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal