Tak berhenti sampai di situ, ibu ini juga mengeluh bahwa dokter inisial D ini 'playing victim', toksik, 'pick me'. "Gak bisa dikomentarin, padahal komentar netizen juga gak parah, kadang hanya sekadar bertanya, tapi sama dia dimaki-maki, dihina-hina," kata si ibu.
Kemudian, perilaku buruk lainnya yang dibocorkan si ibu ini adalah dokter tersebut suka membawa-bawa title keluarganya.
"Kamu tahu gak saya anak siapa, orang tua saya siapa," kata si ibu.
Di postingan akun Instagram @medic***, diungkap juga tangkapan layar seperti apa obrolan antara si dokter dengan klien-kliennya. Hal ini yang kemudian membuat netizen sangat geram dengan dokter tersebut.
Akibat kasus ini, netizen mendesak supaya oknum dokter yang berperilaku seperti demikian, perlu ditertibkan.
"Saya rasa memang kelas-kelas online dan kulwapp tidak terstandar begini mulai harus ditertibkan. Jangankan MPASI, Baby massage yang butuh hand-on banget saja di online-in cuma dikasih langkah-langkah sama video singkat. Mana setelah itu dikasih sertifikat instan dan dibilang 'siap buka praktek pijat bayi'. Duh sedihnya," keluh @kan***.
Berdasarkan pantauan iNews.id, dokter berinisial D itu kini menutup kolom komentar media sosialnya. Akunnya masih aktif hingga sekarang.