Varian Virus Corona dari Nigeria Disebut Lebih Mematikan Dibanding Varian Afrika Selatan

Rizky Pradita Ananda
Corona virus. (Foto: BNPB)

JAKARTA, iNews.id - Program vaksinasi sudah berjalan di berbagai negara di dunia termasuk Indonesia, namun ancaman akan virus Sars-CoV-2 penyebab penyakit Covid-19 belumlah usai. 

Laporan terbaru di Inggris menyebutkan bahwa saat ini sudah ada sekitar 300 kasus infeksi Covid-19 dari varian virus Nigeria. Angka di atas melonjak dua kali lipat dari angka sebelumnya, 150 kasus di akhir Februari 2021.

Meski sudah lebih banyak masyarakat yang setidaknya lebih terlindungi daripada sebelumnya karena sudah divaksin. Namun para ahli kesehatan memperingatkan ancaman akan strain virus baru, contohnya varian Nigeria yakni B1351 semakin meningkat.

Disebutkan lebih lanjut, kasus varian Afrika Selatan telah meningkat dalam seminggu terakhir. Tetapi kasus varian Nigeria, B1351 lah yang mengalami peningkatan terbesar. Angka menunjukkan bahwa dalam sepekan terakhir terdapat lebih dari 470 kasus B1351 (SA) dibandingkan dengan pekan sebelumnya yang mencapai 400 kasus.

Alasan dari para ahli kesehatan merasa khawatir dengan kenaikan kasus virus B1351, karena strain virus ini lebih mematikan disbanding strain virus Afrika Selatan. Merujuk pada tingkat kematian karena B1351 dibandingkan dengan jenis virus lainnya.

Editor : Dyah Ayu Pamela
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cara Melepas dan Menyimpan Masker ketika Akan Makan, Perhatikan Ini 

57 tahun lalu

Ini Penjelasan Dokter tentang Penggunaan Masker Kain dan Medis, Mana yang Diperlukan?

57 tahun lalu

Masker Palsu Marak Beredar di Medan, Ini Cara Membedakannya

57 tahun lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal