Varian Baru Mu Jadi Perhatian Dunia, Ketua Satgas: Jangan Panik Tetap Waspada

Muhammad Sukardi
Seorang pasien terdeteksi varian baru Covid-19 dibawa ke IGD. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id Varian baru Covid-19 Mu (B1 621) tengah menjadi perhatian dunia. Varian ini pertama kali teridentifikasi di Kolombia pada Januari 2021. Namun, sampai detik ini Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono mengatakan varian Covid-19 Mu belum terdeteksi di Indonesia. 

Mengacu pada angka kasus di dunia, varian Mu hanya terdeteksi 0,1 persen. Tidak hanya di Indonesia, Amerika Serikat pun mulai menaruh perhatian terhadap varian Mu ini. Menurut Dokter Anthony Fauci, seorang pakar penyakit terkemuka dunia, AS kini memantau perkembangan varian Mu itu.

Fauci mengatakan, AS tidak ingin kejadian serangan varian Delta Covid-19 terulang kembali pada serangan varian Mu, yang sejatinya belum menjadi kasus besar dilihat secara global.

Menanggapi varian Mu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, Maxi Rein Rondonuwu menyatakan, varian baru ini juga belum dilaporkan juga di negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, ataupun Filipina.

Maxi memastikan bahwa pintu masuk negara diperkuat sejalan dengan mulai mencoloknya varian Mu ini, terlebih karena adanya dugaan bahwa varian ini kebal vaksin.

Editor : Elvira Anna
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gejala Covid-19 Cicada yang Harus Diwaspadai, Demam hingga Sakit Tenggorokan

57 tahun lalu

Covid-19 Varian Cicada Diprediksi Sudah Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog

57 tahun lalu

Asal Usul Nama Cicada, Julukan Covid-19 Varian Baru yang Mulai Menggila

57 tahun lalu

Apakah Covid-19 Varian Cicada Mematikan? Cek Faktanya di Sini!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal