Dia menjelaskan kondisi tersebut sebenarnya sering dipengaruhi desain dan kualitas lensa progresif yang digunakan. Tidak semua lensa memiliki teknologi sama, sehingga kenyamanan tiap pengguna bisa berbeda.
Berikut beberapa tips agar nyaman menggunakan kacamata progresif:
1. Pilih lensa dengan desain yang presisi
Lensa progresif dengan desain kurang optimal biasanya memiliki area pandang sempit dan transisi yang tidak halus. Hal ini membuat pengguna harus sering menggerakkan kepala untuk mendapatkan fokus yang tepat. Sebaliknya, lensa dengan teknologi presisi memberikan area pandang lebih luas dan transisi lebih natural.
2. Sesuaikan dengan aktivitas sehari-hari
Kebutuhan visual setiap orang berbeda. Pengguna yang sering bekerja di depan komputer membutuhkan area penglihatan jarak dekat dan menengah yang lebih luas. Sementara aktivitas luar ruangan memerlukan keseimbangan fokus yang berbeda.
3. Jangan hanya terpaku pada harga
Harga lensa progresif umumnya lebih tinggi dibandingkan lensa biasa. ini karena lensa progresif menggabungkan beberapa fungsi dalam satu desain yang kompleks. Teknologi yang lebih baik biasanya memberikan kenyamanan lebih dalam jangka panjang.
4. Pastikan pengukuran dilakukan dengan tepat
Pengukuran yang tidak akurat bisa membuat pengguna sulit beradaptasi. Posisi lensa yang tidak sesuai dengan mata dapat menyebabkan pusing atau pandangan tidak fokus.