Tren Kecantikan 2025, Merawat Kulit Sehat dengan Bantuan Teknologi AI 

Syifa Fauziah
Di 2025, teknologi AI akan banyak dimanfaatkan untuk perawatan kulit. (Foto: Pexels)

Bahkan, teknologi AI akan banyak juga dimanfaatkan sebagai pencegahan aging. Teknologi AI akan dikombinasikan dengan terapi regeneratif dan nutricosmetics. Hasil akhir dari penilaian semuanya itu akan membantu mendapatkan cara pencegahan penuaan yang terbaik. 

Dokter Arini yang merupakan Kepala Departemen Dermatologi di Universitas Ukrida menerangkan, apabila sudah ada tanda penuaan di kulit, akan lebih sulit dihilangkan. 

"Dengan konsep Aesthetic Intelligence di Dermalogia, kami melakukan dua hal ini secara paralel. Tidak hanya menghilangkan tanda penuaan yang sudah ada, tapi juga menganalisis bagaimana cara untuk mencegah penuaan pada setiap orang kedepannya, karena setiap orang memiliki karakter aging yang berbeda-beda," jelasnya. 

Jadi, itu dia pembahasan mengenai teknologi AI yang akan menjadi tren kecantikan 2025. Seperti dijelaskan dr Arini, sangat disarankan untuk merawat kulit dengan cara yang tepat dan oleh ahlinya. 

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
3 jam lalu

5 Cara Atasi Craving ala Menkes Budi, Dijamin Tak Menyiksa!

4 jam lalu

Sering Salah Paham, Program Bayi Tabung Tak Selalu Dilakukan karena Mandul

2 hari lalu

BPOM Pastikan Vaksin Tifoid Bio-TCV Aman Diberikan Mulai Bayi Usia 6 Bulan

2 hari lalu

Vaksin Tifoid Pertama Buatan Indonesia Resmi Diluncurkan, BPOM Approved!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal