Telapak Tangan Berkeringat Terus Bisa Jadi Tanda Hiperhidrosis, Ini Penyebabnya

Mei Sada Sirait
Hiperhidrosis merupakan kondisi ketika tubuh menghasilkan keringat dalam jumlah lebih banyak dibandingkan kebutuhan normal untuk mengatur suhu tubuh. (Foto: Ilustrasi AI)

Respons tersebut membuat tubuh bersiap menghadapi situasi yang dianggap mengancam. Akibatnya, detak jantung meningkat, napas menjadi lebih cepat, suhu tubuh naik, dan produksi keringat ikut bertambah.

“Begitu otak mengira ada potensi ancaman, meski cuma cemas, tubuh langsung bereaksi. Otot tegang, napas cepat, badan panas,” ujar Rizal.

Karena itu, telapak tangan yang berkeringat saat gugup atau berada dalam tekanan belum tentu menandakan adanya penyakit jantung maupun gangguan paru-paru. Kondisi tersebut bisa menjadi bagian dari respons tubuh terhadap stres atau gejala hiperhidrosis.

Meski relatif tidak berbahaya, Rizal mengingatkan agar masyarakat tetap waspada jika keringat berlebih muncul bersamaan dengan gejala lain. Pemeriksaan medis diperlukan apabila kondisi tersebut disertai penurunan berat badan drastis, sering berkeringat pada malam hari, atau sudah mengganggu aktivitas sehari-hari.

“Meski hiperhidrosis relatif enggak berbahaya, tapi kalau disertai gejala lain seperti berat badan turun drastis, sering keringetan malam, atau keringatnya sampai mengganggu aktivitas, lebih baik periksa,” kata Rizal.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tangan Sering Berkeringat Tanda Paru-Paru Basah dan Jantung Lemah, Mitos atau Fakta?

57 tahun lalu

Mitos atau Fakta Telapak Tangan Berkeringat Pertanda Lemah Jantung Lemah?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal