Tanggapan Eks Petinggi WHO soal Keluarnya AS dari Badan Kesehatan Dunia

Muhammad Sukardi
Eks Petinggi WHO memberi tanggapan soal keputusan Donald Trump mengeluarkan AS dari keanggotaan WHO. (Foto: AP)

Prof Tjandra menjelaskan, selain organisasi resmi pemerintah, AS juga memiliki cukup banyak pakar yang aktif dalam kesehatan global, termasuk bekerja di WHO. Selain itu juga ada berbagai Universitas ternama di Amerika Serikat yang bergerak dalam kesehatan global pula.

"Tentu patut ditelusuri bagaimana peran para pakar ini di kesehatan global kelak, sehubungan Executive Order President Trump di hari pertama kerjanya ini," katanya.

Poin yang tidak kalah penting adalah dengan keluarnya AS dari WHO, maka aspek pendanaan dan anggaran WHO akan terkena dampak cukup bermakna.

"Dengan kondisi tersebut, WHO perlu memikirkan bagaimana melakukan rekayasa finansial atau 'financial engineering' agar upaya WHO untuk menjaga kesehatan dunia tetap dapat terlaksana dengan baik," ujar Prof Tjandra. 

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Diam-Diam Pemerintahan Trump Kontak Oposisi Israel, Ingin Singkirkan Netanyahu?

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai AS-Iran Capai Kemajuan Perundingan Damai

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS

57 tahun lalu

Kasus DBD pada Anak Meningkat saat El Nino, Ini Gejala Kritis yang Harus Diwaspadai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal