Sunat dengan Metode Electrical Cauter Dianggap Berisiko, Ini Penjelasannya

Vien Dimyati
Mengenal metode sunat yang tidak berisiko (Foto: mommyish)

JAKARTA, iNews.id - Bagi kebanyakan orang, melakukan sunat memiliki banyak manfaat kesehatan untuk tubuh. Tujuan dilakukannya sunat atau khitan adalah untuk menjaga ujung kemaluan agar tidak terkumpul kotoran, dan leluasa untuk buang air kecil. 

Karenanya, dengan disunat diyakini dapat menurunkan risiko infeksi saluran kemih dan kanker penis, serta membersihkan alat kelamin.

Ada berbagai metode sunat yang ditawarkan kepada masyarakat. Namun sebelum sunat dilakukan, ada baiknya Anda mencari tahu lebih dalam mengenai teknik sunat dan tenaga medis yang tepat.

Menurut dr Mahdian Nur Nasution, SpBS dari Rumah Sunat dr Mahdian, banyak orang mengira sunat laser berarti menggunakan sinar laser, tapi faktanya tidak. Istilah sunat laser ini sebenarnya keliru, tidak menggunakan sinar laser melainkan alat yang dinamakan electric cauter.

"Teknik electrical cauter ini adalah metode yang paling berbahaya. Jadi teknik yang digunakan electrical cauter itu memang alat yang digunakan untuk sunat yang paling berisiko terjadinya amputasi," ujar dr Mahdian melalui keterangan belum lama ini.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BGN Akui 4.700 Porsi MBG Bermasalah, Picu Gangguan Kesehatan Anak

57 tahun lalu

Cara Mencegah Anyang-anyangan, Waspada Bisa Jadi Gejala Batu di Saluran Kemih

57 tahun lalu

Negara dengan Persentase Pria Disunat Tertinggi di Asia Tenggara, Filipina Ternyata Nomor 2

57 tahun lalu

Pemerintah Hapus Praktik Sunat Perempuan, Ini Penjelasan Medis dan Agama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal