Stres Bisa Ganggu Produksi ASI, Ini Penjelasan Konselor Laktasi

Muhammad Sukardi
Ilustrasi ibu menyusui. (Foto: Ilustrasi AI)

JAKARTA, iNews.id – Kondisi psikologis ibu ternyata memiliki pengaruh besar terhadap kelancaran proses menyusui. Saat ibu mengalami stres, cemas, atau merasa tidak nyaman, produksi maupun pengeluaran ASI dapat terganggu.

Konselor menyusui Desyntia Inten Dwi Lestari menjelaskan bahwa proses menyusui dipengaruhi oleh dua hormon utama, yaitu prolaktin yang berfungsi memproduksi ASI dan oksitosin yang membantu mengeluarkan ASI.

Menurut dia, hormon oksitosin sangat dipengaruhi kondisi emosional ibu.

"Hormon oksitosin sangat dipengaruhi kondisi psikologis ibu. Saat ibu merasa rileks, nyaman, dan bahagia, produksi serta pengeluaran ASI cenderung lebih optimal," ujar Desyntia dalam acara di Jakarta Convention Center (JCC), belum lama ini.

Sebaliknya, ketika ibu mengalami tekanan, kelelahan, atau stres, refleks pengeluaran ASI dapat terhambat. Akibatnya, ASI yang sebenarnya diproduksi tubuh tidak keluar secara optimal.

Desyntia mengatakan, "Kondisi tersebut sering kali membuat ibu merasa produksi ASI berkurang, padahal penyebab utamanya adalah terganggunya proses pengeluaran ASI akibat faktor psikologis."

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Abel Cantika Cerita Perjuangan Menyusui Anak Kedua, Alami Payudara Bengkak hingga Puting Lecet

57 tahun lalu

Payudara Bengkak saat Menyusui Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Gejala Mastitis

57 tahun lalu

Update Dampak Erupsi Dahsyat Gunung Lewotobi Laki-Laki, Puluhan Ibu Menyusui Dievakuasi

57 tahun lalu

Kemenhaj Siapkan Manasik Kesehatan untuk Calon Jemaah Haji 2027, Ini Tujuannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal