Sering Cemas dan Gelisah Usai Minum Kopi? Ini Penyebabnya

Mei Sada Sirait
Kafein pada kopi bekerja sebagai stimulan yang memicu sistem saraf pusat pada seseorang. (Foto: AI) 

JAKARTA, iNews.id - Minum secangkir kopi di pagi hari mungkin menjadi kebiasaan bagi sebagian orang untuk memberi semangat menjalani hari. Namun di balik keharumannya, kopi ternyata dapat memengaruhi tingkat kecemasan seseorang. 

Dilansir dari EatingWell, para pakar menjelaskan kafein dapat memicu gejala gelisah hingga serangan panik, terutama pada individu yang sensitif. Kafein bekerja sebagai stimulan yang memicu sistem saraf pusat. 

Ketika masuk ke tubuh, zat ini merangsang pelepasan hormon stres seperti adrenalin dan kortisol. Respons fisik yang muncul bisa berupa detak jantung meningkat, tubuh terasa gelisah dan sulit fokus.

Respons fisik yang muncul ini mirip dengan gejala kecemasan, sehingga otak mudah salah membaca sinyal bahaya. Bukan hanya itu, kafein juga menghambat adenosin, senyawa yang berfungsi menenangkan sistem saraf. 

Akibatnya, tubuh tetap berada dalam mode waspada lebih lama, bahkan setelah meminum secangkir kopi. Meski begitu, para ahli tidak menyarankan untuk berhenti total dari kopi. 

Ada beberapa cara untuk tetap menikmati minuman favorit ini tanpa memicu kecemasan berlebih sebagai berikut:

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Kuliner
3 hari lalu

Indonesia Jadi Raja Kopi Dunia, Punya Hampir Setengah Juta Kedai Kalahkan Banyak Negara

Kuliner
12 hari lalu

Tren Home Brewing Makin Diminati,  Ritual Ngopi Lebih Hemat

Kuliner
22 hari lalu

Benarkah Matcha Bisa Gantikan Kopi? Ini Faktanya

Health
26 hari lalu

Kafein pada Kopi Picu Pengeluaran Kalsium, Benarkah Bisa Merusak Kesehatan Tulang?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal