Selama Pandemi Perawatan Kanker di RS Alami Kendala, Dokter Sarankan Hal Ini

Vien Dimyati
Perawatan kanker di rumah sakit terkendala pandemi Covid-19 (Foto: The Indian Express)

Dia menambahkan, masyarakat perlu menghindari faktor risiko kanker paru dan mengetahui gejala kanker paru sehingga apabila merasakan beberapa gejala tersebut, perlu segera melakukan konsultasi kepada dokter agar bisa terdiagnosa lebih cepat. 

"Lebih dari itu, pasien yang sudah terdiagnosa, harus mendapatkan terapi sesuai dengan kondisi, karena kanker paru berkembang dengan cepat. Masa pandemi tidak menyebabkan pasien harus berhenti melakukan pemantauan terlebih melanjutkan terapi," ujarnya.

Stephen, salah seorang penyintas kanker paru mengatakan, di masa pandemi ini, akses ke fasilitas kesehatan terdapat kendala terutama karena di RS terdapat banyak pasien dari berbagai penyakit berkumpul sehingga menimbulkan rasa was-was.

"Padahal, saya sebagai penyintas kanker paru membutuhkan pemeriksaan dan konsultasi ke dokter secara rutin. Kemudian akses mendapatkan obat juga tidak boleh berhenti demi tetap mempertahankan kondisi dan menghindari progression. Saya bersyukur sudah ada aplikasi ini yang dapat membantu pasien kanker mendapatkan akses lebih mudah terhadap pengobatan terapi kanker di masa pandemi," katanya.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mitos atau Fakta Semprotkan Parfum di Leher Sebabkan Gangguan Tiroid dan Kanker, Begini Kata Dokter

57 tahun lalu

Banyak Pasien Kanker Tak Nafsu Makan Setelah Didiagnosis, Ini Dampaknya

57 tahun lalu

Omega-3 Ternyata Penting untuk Pasien Kanker, Manfaatnya Luar Biasa!

57 tahun lalu

Nutrisi yang Tepat Bisa Tingkatkan Survival Pasien Kanker, Ini Kata Dokter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal