JAKARTA, iNews.id - Selama masa pandemi, gaya hidup masyarakat mengalami perubahan yang sangat drastis. Hal ini tidak hanya berdampak pada fisik saja, ternyata juga menggangu kesehatan mental anak milenial dan gen z.
Erwin Parengkuan, Founder dan CEO dari Talkinc mengatakan, kesehatan mental merupakan salah satu isu yang belum terselesaikan di tengah masyarakat tingkat Global maupun Nasional.
"Dampak pandemi Covid-19 berkepanjangan menjadi tantangan permasalahan kesehatan mental akan semakin berat untuk diselesaikan," ujar Erwin melalui keterangan virtualnya belum lama ini.
Menurut UNICEF, secara global dalam laporan The State of the World’s Children 2021, terdapat 1 dari 5 anak muda responden usia 15-24 tahun menyatakan sering merasa depresi yang berdampak pada rendahnya minat untuk berkegiatan.
Sementara itu, sebanyak 29 persen anak muda di Indonesia sering merasa tertekan atau memiliki sedikit minat untuk melakukan kegiatan.