Selama Pandemi Anak Muda Rentan Depresi, Psikolog Ungkap Cara Atasinya

Vien Dimyati
Menjaga kesehatan mental di masa pandemi (Foto: NYC health)

JAKARTA, iNews.id - Selama masa pandemi, gaya hidup masyarakat mengalami perubahan yang sangat drastis. Hal ini tidak hanya berdampak pada fisik saja, ternyata juga menggangu kesehatan mental anak milenial dan gen z.

Erwin Parengkuan, Founder dan CEO dari Talkinc mengatakan, kesehatan mental merupakan salah satu isu yang belum terselesaikan di tengah masyarakat tingkat Global maupun Nasional.

"Dampak pandemi Covid-19 berkepanjangan menjadi tantangan permasalahan kesehatan mental akan semakin berat untuk diselesaikan," ujar Erwin melalui keterangan virtualnya belum lama ini.

Menurut UNICEF, secara global dalam laporan The State of the World’s Children 2021, terdapat 1 dari 5 anak muda responden usia 15-24 tahun menyatakan sering merasa depresi yang berdampak pada rendahnya minat untuk berkegiatan.

Sementara itu, sebanyak 29 persen anak muda di Indonesia sering merasa tertekan atau memiliki sedikit minat untuk melakukan kegiatan. 

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gen Z Rentan Alami Gangguan Mental, Medsos Biang Keroknya?

57 tahun lalu

1,2 Miliar Orang di Dunia Alami Gangguan Mental, Kecemasan Mendominasi!

57 tahun lalu

Publik Khawatir Hantavirus Jadi Pandemi Jilid 2, Begini Kata Dokter

57 tahun lalu

Hantavirus di Kapal Pesiar Atlantik: Haruskah Publik Panik?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal