Sebelum Meninggal Dunia, Michael Bambang Hartono Berjuang Melawan PPOK gegara Merokok

Muhammad Sukardi
Bos Djarum Bambang Hartono meninggal dunia pada Kamis (19/3/2026). (Foto: Forbes)

PPOK atau COPD adalah Penyakit Paru Obstruktif Kronis. Penyakit ini merupakan peradangan paru jangka panjang yang progresif, menyebabkan penyempitan saluran napas dan kerusakan permanen, sehingga penderita umumnya sulit bernapas. 

Dijelaskan oleh Dokter Dicky Budiman, praktisi kesehatan, memiliki kebiasaan merokok meningkatkan risiko PPOK sekitar 20-30 persen. 

"Namun, yang lebih berisiko itu bukan perokok aktif sebetulnya, tapi perokok pasif. Mereka yang terpapar asap rokok, risiko mengalami PPOK sekitar 70-90%," kata dr Dicky. 

Ya, secara umum, mereka yang merokok tentu akan menghirup asap rokoknya sendiri. Jadi, risiko penyakit PPOK tinggi pada kelompok perokok. 

"Merokok itu akan memicu inflamasi kronik, merusak struktur paru, dan mempercepat penurunan fungsi paru," jelas dr Dicky. 

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
Nasional
6 jam lalu

Riwayat Penyakit Michael Bambang Hartono sebelum Meninggal Dunia, Pernah Serangan Jantung!

Nasional
6 jam lalu

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Tutup Usia di Singapura

Nasional
6 jam lalu

Profil Michael Bambang Hartono, Orang Terkaya di Indonesia yang Meninggal Dunia Hari Ini

Nasional
6 jam lalu

Breaking News: Bos Djarum Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia di Usia 87 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal