PPOK atau COPD adalah Penyakit Paru Obstruktif Kronis. Penyakit ini merupakan peradangan paru jangka panjang yang progresif, menyebabkan penyempitan saluran napas dan kerusakan permanen, sehingga penderita umumnya sulit bernapas.
Dijelaskan oleh Dokter Dicky Budiman, praktisi kesehatan, memiliki kebiasaan merokok meningkatkan risiko PPOK sekitar 20-30 persen.
"Namun, yang lebih berisiko itu bukan perokok aktif sebetulnya, tapi perokok pasif. Mereka yang terpapar asap rokok, risiko mengalami PPOK sekitar 70-90%," kata dr Dicky.
Ya, secara umum, mereka yang merokok tentu akan menghirup asap rokoknya sendiri. Jadi, risiko penyakit PPOK tinggi pada kelompok perokok.
"Merokok itu akan memicu inflamasi kronik, merusak struktur paru, dan mempercepat penurunan fungsi paru," jelas dr Dicky.