Prevalensi Perokok Asia Tinggi, Akademisi Usul Ini untuk Kurangi Bahaya Tar

Vien Dimyati
Mengurangi dampak kesehatan akibat rokok (Foto: Frepik)

Berdasarkan hasil survei Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Jepang, angka perokok pria turun di bawah 30% untuk pertama kalinya menjadi 28,8% pada 2019. Adapun menurut Badan statistik Inggris, angka perokok mengalami penurunan dari 14,4% pada 2018 lalu menjadi 14,1% atau setara dengan 6,9 juta perokok pada 2019. 

Syawqie berharap produk ini diperkuat dengan regulasi berlandaskan kajian ilmiah, seperti yang dilakukan Jepang dan Inggris.  

“Keberhasilan kedua negara tersebut dapat menjadi landasan untuk mulai memberdayakan produk tembakau alternatif. Pemanfaatan produk ini diharapkan dapat menciptakan perbaikan kualitas kesehatan publik,” ujarnya.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sudah Pasang Ring Jantung, Tio Pakusadewo Tak Kapok Merokok

57 tahun lalu

Hari Tanpa Tembakau Sedunia 31 Mei 2026, Ahli Tegaskan Rokok Sumber Penyakit!

57 tahun lalu

Perokok Berisiko 2 Kali Lipat Kena TBC, Ini Penyebab yang Jarang Disadari!

57 tahun lalu

Waspada! Penyakit Kronis Diam-Diam Intai Anak Muda, Obesitas Jadi Pemicu Utama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal