Perjuangan Ibunda Raisa Melawan Kanker Paru Stadium 4 sebelum Meninggal Dunia

Muhammad Sukardi
Raisa dan ibunda tercinta yang meninggal dunia usai berjuang melawan kanker paru stadium 4. (Foto: Instagram)

Namun, takdir berkata lain. Meski sudah membaik, ibunda Raisa di suatu waktu mengalami sesak napas. Hal ini membuat Rinaldi kembali membawa ibu tercinta ke rumah sakit. 

Sampai akhirnya dokter memutuskan agar ibu Raisa itu dirawat inap. Setelah lima hari tidak ada peningkatan, pada 22 September 2025, almarhumah masuk HCU atau high care unit. 

Sesak Napas Semakin Parah

Dalam proses perawatan di HCU, sesak napas almarhumah dikabarkan Rinaldi semakin parah. Hal ini membuat dokter memutuskan untuk memasang ventilator untuk membantu pernapasan. 

Tak hanya itu, dokter juga melakukan bronkoskopi dan ditemukan bahwa saluran napas hampir tertutup oleh sel kanker aktif. Setelahnya, dokter melakukan cryosurgery dan almarhumah dipindahkan ke RS Dharmais pada 25 September 2025. 

"Alhamdulillah, jalur napas sudah dibersihkan. Namun ibu masih harus Radioterapi agar sel kanker tidak tumbuh lagi," kata Rinaldi. 

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Raisa Ditemani Hamish Daud Mengantar Jenazah Sang Ibu ke Pemakaman

57 tahun lalu

Tangis Raisa Pecah Peluk Foto sang Ibu usai Pemakaman: Mohon Doanya

57 tahun lalu

Innalillahi, Ibunda Raisa Meninggal Dunia 

57 tahun lalu

Suami Wajib Tahu! KDRT Verbal saat Istri Hamil Bisa Berdampak pada Janin

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal