Pengendalian Penyakit Tidak Menular di Tengah Pandemi, Ini Rekomendasi Pakar

Vien Dimyati
Mengatasi penyakit tidak menular (Foto: Healthline)

JAKARTA, iNews.id - Pengendalian Penyakit tidak menular (PTM) selama masa pandemi sangat penting. Namun, sayangnya selama masa pandemi, penyakit-penyakit seperti kardiovaskular, kanker, pernapasan kronis, diabetes, dan gangguan mental masih belum tertangani dengan baik.

Pakar multidisiplin dari enam negara Asia Tenggara (Thailand, Malaysia, Indonesia, Filipina, Vietnam, dan Singapura) telah menyerukan pentingnya tindakan yang mendesak dan efektif untuk mengoptimalkan pengendalian penyakit tidak menular di kawasan Asia Tenggara. Khususnya pada masa pandemi Covid-19 seperti sekarang.

Daftar rekomendasi yang disusun dan diterbitkan pada jurnal Risk Management and Healthcare Policy dengan judul “Moving Towards Optimized Non-communicable Disease Management in the ASEAN Region: Recommendations from a Review and Multidisciplinary Expert Panel” berusaha untuk mengatasi kesenjangan dalam hal kebijakan, sekaligus meningkatkan praktik klinis dan kesehatan masyarakat.

Masalah pengendalian PTM berusaha dijawab jurnal tersebut lewat beberapa rekomendasi, seperti penerapan solusi yang terintegrasi, kemitraan publik-swasta multisektoral, serta pendekatan "seluruh-badan-pemerintah" (whole-of-government) dan "seluruh-bagian-masyarakat" (whole-of-society).

PTM, termasuk penyakit kardiovaskular, kanker, pernapasan kronis, diabetes, dan gangguan mental, telah mengakibatkan lebih dari 70% kematian di dunia, sekaligus menimbulkan beban finansial dan sosial yang sangat besar di berbagai negara baik yang berpenghasilan tinggi, menengah, maupun rendah.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Riwayat Penyakit Putri Thailand Bajrakitiyabha sebelum Meninggal Dunia, Komplikasi Parah!

57 tahun lalu

Musim Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Panjang, Kemenkes Ingatkan Risiko Penyakit dari DBD hingga Pernapasan

57 tahun lalu

Kemenkes Ingatkan DBD dan ISPA Jadi Ancaman Serius di Kemarau Panjang 2026

57 tahun lalu

Apa Itu Lipoma, Benjolan yang Diduga Ada di Bahu Raffi Ahmad?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal