"Ibu perlu memperhatikan apakah keluhan hanya terasa di satu area payudara, atau sudah disertai demam, menggigil, dan rasa tidak enak badan. Gejala sistemik seperti ini dapat mengarah ke mastitis dan perlu pemeriksaan lebih lanjut," jelas dr Natalia dalam keterangan resminya, Rabu (3/6/2026).
Secara medis, kata dr Natalia, saluran ASI tersumbat dan mastitis sebenarnya berada dalam satu rangkaian masalah yang saling berkaitan. Saluran ASI tersumbat terjadi ketika ASI terperangkap di jaringan payudara akibat aliran yang tidak lancar.
Sementara mastitis merupakan kondisi peradangan yang bisa muncul akibat bendungan ASI berkepanjangan atau infeksi bakteri yang masuk melalui luka pada puting.
Yang sering tidak disadari, kesalahan penanganan justru bisa memperparah kondisi. Salah satunya adalah memijat payudara terlalu keras dengan tujuan menghancurkan sumbatan ASI.
"Kekeliruan yang sering terjadi adalah memijat payudara yang bengkak dengan keras demi menghancurkan sumbatan. Secara klinis, tindakan ini berbahaya karena dapat merobek jaringan internal payudara yang meradang, sehingga infeksi justru meluas. Pijatan harus dilakukan dengan sangat lembut, seperti usapan," ungkapnya.