"Makanya, DBD parah bisa memicu anak kehilangan kesadaran. Sebab, oksigen tidak terdistribusi hingga ke otak," ungkap Prof Sri.
Karena itu, selain memaksimalkan upaya 3M+, mencegah DBD dapat dilakukan dengan pemberian vaksin dengue. Hal ini yang akan dilakukan pemerintah.
Disampaikan Prof Sri, program vaksinasi dengue akan dimulai minggu ini, menyasar anak-anak sekolah dasar kelas 3 dan 4 di wilayah Jakarta Selatan. Disediakan 10.000 dosis vaksin dengue 'Qdenga' dari hibah Takeda untuk program vaksinasi ini.
Tak hanya di Jaksel, vaksin dengue ini juga didistribusikan ke Palembang dan Banjarmasin. Masing-masing sebanyak 5.000 dosis. Jadi, total ada 20.000 vaksin dengue dalam program ini.
"Program vaksin dengue ini diharapkan dapat menekan risiko perawatan di rumah sakit akibat dengue," ungkap Prof Sri.