Moms! 10-42 Hari setelah Melahirkan Disarankan Pakai KB, Ini Tujuannya

Muhammad Sukardi
Ilustrasi ibu dan bayi. (Foto: Ilustrasi AI)

Dia menjelaskan, masih banyak ibu yang tidak segera menggunakan kontrasepsi setelah melahirkan karena mengandalkan metode amenore laktasi (MAL) atau perlindungan selama menyusui. Padahal, metode tersebut hanya efektif apabila dijalankan secara disiplin.

"Karena banyak kasus di Indonesia, yang kemudian karena tidak segera menggunakan kontrasepsi setelah 10-42 hari, walaupun dalam teorinya dengan menggunakan metode MAL ketika menyusui dengan benar tidak terjadi kehamilan. Tapi biasanya ibu-ibu belum disiplin," katanya.

Akibatnya, tidak sedikit ibu yang kembali hamil ketika bayi mereka bahkan belum berusia enam bulan. Kondisi tersebut dinilai berpotensi meningkatkan berbagai risiko kesehatan bagi ibu maupun anak.

"Jadi banyak kasus terjadi kehamilan di saat bayinya belum enam bulan. Kalau terjadi kehamilan seperti itu, dan ini berpotensi stunting," ujar Wahidin.

Karena itu, BKKBN menilai keterlibatan suami menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan program keluarga berencana. Suami diharapkan ikut memahami pentingnya pengaturan jarak kehamilan sekaligus mendukung keputusan penggunaan kontrasepsi setelah persalinan.

Menurut Wahidin, keputusan memilih metode kontrasepsi seharusnya menjadi hasil kesepakatan bersama antara suami dan istri. Dengan demikian, pengaturan jarak kelahiran dapat dilakukan secara lebih terencana sekaligus mendukung upaya pemerintah menurunkan angka stunting di Indonesia.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Suntik KB untuk Pria Masih Diteliti, BKKBN Bocorkan Informasi Terbaru!

57 tahun lalu

31 Ribu Ayah Indonesia Sudah Vasektomi, Ini Data Terbaru BKKBN!

57 tahun lalu

Indonesia Memasuki Masyarakat Menua, BKKBN: Lansia Perlu Perhatian Serius

57 tahun lalu

10 Provinsi dengan Peserta Vasektomi Terbanyak di Indonesia, Yogyakarta Peringkat 1

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal