Ia berharap, para orangtua mendapatkan edukasi lebih banyak tentang semua jenis makanan yang memiliki porsinya, seperti karbohidrat, buah, sayur, daging. Itu semua harus balance karena akan membawa kepada tumbuh kembang yang baik dan sehat.
“Lalu, yang saya inginkan adalah sebetulnya orangtua tidak terintimidasi bahwa makan sehat itu susah. Saya ingin, mereka melihat ternyata menu sehat untuk anak sesederhana itu,” tuturnya.
Kegiatan MLA dan Stella Maris School semakin seru kala celebrity chef Vania Wibisono menggelar demo masak dengan bahan daging sapi Australia. Menu yang disajikan sangat variatif dan menarik, sehingga menggugah selera anak untuk memakannya.
Ada dua menu yang disajikan, yakni Beef Ball Shawn The Sheep merupakan olahan daging sapi yang digiling, dicampur dengan keju, lalu ditumis bersama bumbu dan dibalut telur dadar, tak lupa juga hias dengan nori membentuk Shawn The Sheep.
Menu kedua adalah Beef Saute & Riceball yang proses memasaknya lebih sederhana dengan menumis bawang Bombay dan daging sapi Australia Tenderloin serta menambahkan saus teriyaki untuk menambah cita rasa berbeda. Sementara untuk karbohidrat, menu ini mencampurkan nasi dan nori bubuk yang diaduk rata, lalu dibentuk bulat dengan takaran kurang lebih 20 gr.
Chef Vania mengatakan, penting untuk membuat bekal sekolah yang menarik untuk anak-anak usia TK atau SD agar tidak monoton. “Dengan variasi bekal yang saya demonstrasikan berharap ada sesuatu yang berbeda dari bekal menu kebanyakan, sehingga anak-anak juga senang saat makan,” ucapnya.