Mengenal Mitos dan Fakta Stroke, hingga Kurangi Risiko dengan Relaksasi Otot

Vien Dimyati
Mengenal stroke (Foto: Semmes Murphey)

"Karenanya  sangat diperlukan melakukan  pola hidup sehat sekaligus mengonsumsi asupan gizi yang seimbang. Segera periksakan diri ke dokter jika mengalami gejala yang tidak normal pada tubuh kita agar kita dapat mengatasi penyakit dengan pengobatan yang tepat," tutur dr. Enseline.

Stroke adalah penyebab kecacatan dan kematian tertinggi di Indonesia pada tahun 2014. Di tahun berikutnya 2015, adalah penyebab kematian tertinggi di dunia (Data Kemenkes RI). Saat ini terdapat 17 juta kasus Stroke, 6,5 juta kematian, dan 26 juta penyintas.

Faktor risiko yang menyebabkan stroke pada umumnya karena darah tinggi, gula darah, diabetes, kolesterol, asam urat, obesitas, dan kebiasaan merokok serta mengonsumsi alkohol.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jangan Anggap Migrain Biasa, Gejala Ini Bisa Jadi Tanda Stroke

57 tahun lalu

Penyebab Kematian Penyanyi Peabo Bryson Terungkap, Alami Stroke Parah

57 tahun lalu

DBD Bisa Sebabkan Perdarahan Otak hingga Stroke, Ini Penjelasan Dokter

57 tahun lalu

Alami Serangan Vertigo, Kenapa Disarankan MRI? Ini Kata Dokter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal