Mengenal Mitos dan Fakta Stroke, hingga Kurangi Risiko dengan Relaksasi Otot

Vien Dimyati
Mengenal stroke (Foto: Semmes Murphey)

"Pada saat kita gembira atau merasa senang itu akan membuat keseimbangan hormon-hormon dan neurotransmiter otak. Maka akan memengaruhi kerja organ-organ di tubuh agar lebih aktif dan seimbang," kata dia.

Dokter Enseline Nikijuluw melanjutkan, selain sejumlah faktor stroke yang umum dimiliki manusia lanjut usia, khususnya di wilayah Maluku, ada sejumlah fakta dan mitos.

Beberapa informasi yang tidak benar seputar penyakit stroke itu adalah stroke merupakan penyakit orang tua dan tidak bisa dicegah. Termasuk mitos yang menyatakan stroke adalah penyakit keturunan dan penyebab penyakit jantung. Sejumlah mitos itu harus diluruskan agar masyarakat, khususnya di kota Ambon mengetahui," tutur dr. Enseline Nikijuluw, Sp.S.

Dalam paparannya, Enseline menyebutkan, hampir 80 persen gejala penyakit stroke dapat dicegah melalui perilaku hidup sehat dan konsisten. Termasuk penyembuhan stroke apabila timbul gejala dini. "Dengan catatan, segera melakukan deteksi dini dan pengobatan teratur jika merasakan gejala dini akan penyakit stroke," katanya.

Disebutkan, cara mudah mengenali gejala stroke, antara lain sulit menelan air minum, gerakan sebagian anggota tubuh melemah dan sakit kepala yang muncul tak diduga.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jangan Anggap Migrain Biasa, Gejala Ini Bisa Jadi Tanda Stroke

57 tahun lalu

Penyebab Kematian Penyanyi Peabo Bryson Terungkap, Alami Stroke Parah

57 tahun lalu

DBD Bisa Sebabkan Perdarahan Otak hingga Stroke, Ini Penjelasan Dokter

57 tahun lalu

Alami Serangan Vertigo, Kenapa Disarankan MRI? Ini Kata Dokter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal