Makan Kue Lebaran Berlebih Turunkan Kekebalan Tubuh di Tengah Ancaman Covid-19

Siska Permata Sari
Kue-kue Lebaran merupakan makanan sumber karbohidrat dengan indeks glikemik tinggi dan meningkatkan stres oksidatif. (Foto: Washington Post)

JAKARTA, iNews.id - Mendekati Hari Raya Idul Fitri, masyarakat mulai ramai berbelanja atau membuat kue Lebaran dengan berbagai jenis dan rasa. Apapun namanya, kue Lebaran umumnya memiliki karakter manis, tinggi kalori, minim serat dan kandungan zat gizi mikro.

Bagaimana relevansinya dengan masa pandemi virus corona (Covid-19) yang sekarang tengah dihadapi? Adakah kaitan antara potensi meningkatnya konsumsi kue Lebaran selepas Ramadan dengan peningkatan risiko terinfeksi SARS-Cov-2?

Dosen Program Studi Gizi Universitas Esa Unggul Nadiyah, S.Gz, M.Si, CSRS menerangkan makanan tinggi kandungan gula dan kalori meningkatkan risiko terjadinya stres oksidatif dalam tubuh. Stres oksidatif adalah keadaan di mana jumlah radikal bebas dalam tubuh melebihi kapasitas tubuh untuk menetralkannya.

Kue lebaran yang umum sekali dikonsumsi masyarakat salah satunya adalah kue nastar. Satu buah kue nastar (sekitar 5 gram) mengandung sekitar 26 kalori, dimana 65 persen adalah karbohidrat. Satu buah nastar mengandung gula hingga sekitar 5 gram. Bila mengkonsumsi nastar 10 buah maka kalori yang diperoleh sebesar 260 kalori, melebihi kalori yang didapat dari satu centong penuh nasi seberat 100 gram (180 kalori).

"Kue-kue lebaran merupakan makanan sumber karbohidrat dengan indeks glikemik tinggi dan meningkatkan stres oksidatif. Perlu diketahui risiko terinfeksi SARS-Cov-2 meningkat pada orang yang mengalami stres oksidatif dalam tubuh. Stres oksidatif meningkatkan risiko terjadinya inflamasi dalam tubuh," ujar Nadiyah dalam keterangan tertulis kepada iNews.id, Jumat (22/5/2020).

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kebiasaan Buruk Diam-Diam Merusak Tubuh, Dampaknya Baru Terasa Setelah Usia 40 Tahun

57 tahun lalu

Menkes Ungkap Fakta Es Teh Manis, Waspada Segelas Mengandung 30 Gram Gula

57 tahun lalu

Merasa Sehat tapi Tiba-Tiba Diabetes, Dokter Ungkap Penyebab Sering Diabaikan

57 tahun lalu

Dokter Ingatkan Penderita Diabetes Batasi Konsumsi Buah Manis, Durian dan Semangka Disorot

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal