Makan Jengkol Tak Cuma Bikin Bau Urine, Dokter Ingatkan Risiko Cedera Ginjal

Niko Prayoga
Jengkol tak cuma bikin bau urine, dokter ingatkan risiko cedera ginjal bagi mereka yang mengonsumsi berlebihan. (Foto: Ilustrasi/AI)

Selain membatasi konsumsi, menjaga asupan cairan juga penting untuk membantu kerja ginjal tetap optimal. Air putih dapat membantu proses pembuangan zat sisa metabolisme melalui urine sehingga risiko gangguan saluran kemih dapat diminimalkan.

Jengkol memang memiliki cita rasa khas yang membuat banyak orang ketagihan. Namun, di balik kelezatannya, terdapat risiko kesehatan yang perlu diperhatikan agar tidak berujung pada masalah yang lebih serius.

Dengan memahami dampak konsumsi jengkol terhadap tubuh, masyarakat diharapkan dapat menikmati makanan tersebut secara lebih bijak. Terlebih bagi mereka yang memiliki riwayat gangguan ginjal atau saluran kemih, kewaspadaan perlu ditingkatkan untuk mencegah komplikasi yang tidak diinginkan.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bukan Keringat Bau, Ini Penyebab Aroma Menyengat Setelah Makan Bawang

57 tahun lalu

Makan Bawang dan Jengkol Bikin Bau Badan, Mitos atau Fakta?

57 tahun lalu

Seafood, Telur hingga Kacang-kacangan Bisa Memperparah Bau Badan, Mengapa?

57 tahun lalu

Bau Badan Tak Hilang Meski Pakai Deodorant, Dokter Ungkap Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal