Kurangi Bahaya Kesehatan akibat Rokok, Akademisi Usul Konsep Harm Reduction

Vien Dimyati
Menghentikan kebiasaan merokok (Foto: Healio)

Dengan demikian, produk tersebut dapat menjadi pilihan bagi perokok dewasa yang ingin beralih dari rokok. Hal tersebut diperkuat dengan hasil kajian ilmiah yang dilakukan oleh Yayasan Pemerhati Kesehatan Publik (YPKP) bersama Skylab-Med pada 2019 lalu. Hasilnya, produk tembakau alternatif memiliki aldehida yang jauh lebih rendah dari rokok.

“Penelitian yang dilakukan di Yunani menunjukkan, rokok elektrik dan produk tembakau yang dipanaskan memiliki risiko atau zat-zat bahaya yang lebih rendah hingga 90% daripada rokok,” ujar Amaliya.
 
Adanya fakta dari kajian-kajian ilmiah tersebut dapat memberikan informasi yang benar kepada masyarakat di mana produk tembakau alternatif berbeda dengan rokok. “Oleh karena itu, produk tembakau alternatif harus diatur dalam regulasi karena jika tidak nantinya bisa disalahgunakan oleh non-perokok dan anak-anak di bawah usia 18 tahun,” ujar Amaliya.
 
Oleh karena itu, untuk memperkuat penerapan konsep pengurangan risiko di Indonesia, Bimmo berpendapat perlu adanya regulasi. Dengan begitu, implementasi akan lebih maksimal di masyarakat. “Saat ini belum ada kebijakan pengurangan risiko yang terintegrasi. Kalau sektoral mungkin sudah ada, tapi itu tidak cukup. Paradigma ini harus digerakkan melalui kebijakan dan aturan,” tutur Bimmo.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
Health
19 hari lalu

Waspada! Penyakit Kronis Diam-Diam Intai Anak Muda, Obesitas Jadi Pemicu Utama

Health
19 hari lalu

Jangan Tunggu Sakit, Ini Pentingnya Cek Kesehatan Rutin untuk Cegah Penyakit Kronis

Health
23 hari lalu

Jumlah Penderita Diabetes di Indonesia Jutaan Orang, Ahli Kesehatan: Butuh Penanganan Khusus

Nasional
23 hari lalu

Hari Diabetes Nasional, Indonesia Peringkat Kelima Penderita Terbanyak di Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal