Kurangi Bahaya Kesehatan akibat Rokok, Akademisi Usul Konsep Harm Reduction

Vien Dimyati
Menghentikan kebiasaan merokok (Foto: Healio)

Bimmo melanjutkan, konsep ini sudah diterapkan pada sejumlah produk. Misalnya, untuk mengurangi potensi penyakit diabetes melitus, maka diciptakan gula berbahan dasar dari tanaman stevia. “Ada juga garam beryodium dan produk tembakau alternatif. Konsep pengurangan bahaya ini menawarkan alternatif produk yang lebih rendah risiko kepada konsumen,” kata Bimmo, melalui keterangan tertulisnya dikutip Senin (7/6/2021).

 
Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan Jakarta, Tribowo Tuahta Ginting menambahkan, memang diperlukan adanya metode subtitusi jika kesulitan untuk terlepas dari kecanduan terhadap suatu produk maupun zat.

“Hindari penggunaan zat yang dapat membuat adiksi. Namun jika sudah timbul adiksi, disarankan jangan ragu untuk menggunakan terapi metode subtitusi agar meningkatkan kualitas hidup,” ujar Tribowo dalam diskusi tersebut.
 
Salah satu zat yang memiliki sifat adiktif adalah nikotin. Mengacu pada Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (U.S. FDA), nikotin adalah senyawa kimia adiktif yang salah satunya terdapat pada tanaman tembakau. Zat ini membuat orang ketergantungan terhadap rokok. Namun, selain menghantarkan nikotin, rokok juga menghasilkan sekitar 7.000 bahan kimia berbahaya yang dihasilkan dari proses pembakarannya.
 
Adapun produk tembakau alternatif, seperti rokok elektrik, produk tembakau yang dipanaskan, maupun snus, merupakan penghantar nikotin yang memiliki risiko jauh lebih rendah daripada rokok.

Akademisi dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjajaran (UNPAD) Amaliya, yang juga menjadi narasumber pada diskusi ini menjelaskan, produk tembakau alternatif memiliki risiko yang lebih rendah daripada rokok karena menerapkan konsep pengurangan risiko. Dalam penggunaannya, produk ini tidak melalui proses pembakaran.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
Health
18 hari lalu

Waspada! Penyakit Kronis Diam-Diam Intai Anak Muda, Obesitas Jadi Pemicu Utama

Health
18 hari lalu

Jangan Tunggu Sakit, Ini Pentingnya Cek Kesehatan Rutin untuk Cegah Penyakit Kronis

Health
22 hari lalu

Jumlah Penderita Diabetes di Indonesia Jutaan Orang, Ahli Kesehatan: Butuh Penanganan Khusus

Nasional
22 hari lalu

Hari Diabetes Nasional, Indonesia Peringkat Kelima Penderita Terbanyak di Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal