Kondisi Terkini Balita di Surabaya Dicekoki Obat Penggemuk Badan, Memprihatinkan

Annastasya Rizqa
Ilustrasi anak sakit. (Foto: Pikwizard)

"Hari kesembilan setelah pemberhentian obat itu, anakku jadi drop. Gak mau makan, gak mau minum, tidur terus, ga kuat untuk ngapa-ngapain. Langsung aku bawa ke UGD dan yess harus segera di-opname," papar Linggra, dikutip Selasa (15/10/2024). 

Linggra menjelaskan, kondisi hormon sang anak begitu drop pasca pemberian obat keras tersebut. Setelah melakukan rangkaian tes, diketahui kalau hormon balita itu sangat rendah, termasuk hormon kortisol-nya.  

Hormon kortisol adalah hormon yang mengatur segala aktivitas dan pergerakan. Sayangnya, hormon balita malang ini sangat rendah, makanya dia merasa lemas dan tak aktif bergerak.

"Dan memang kata dokter, anakku gak kuat untuk bergerak karena tidak memiliki hormon kortisol, sehingga kami harus segera menyuntikkan hormon tersebut," ujar Linggra.

"Bayangin, gara-gara pemakaian obat deksa selama 1 tahun itu yang menekan adrenocorticotropic hormon anakku, sehingga tidak bisa menghasilkan hormon kortisol," tambahnya.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

3 Pengamen di Bekasi Coba Bakar Rumah Warga, Kasus Berakhir Damai

57 tahun lalu

Viral 3 Pengamen Diduga Bakar Pagar Rumah Warga di Bekasi, 1 Ditangkap

57 tahun lalu

Viral Drumben Pakai Barang Bekas, Siswa SDN Tegalega Sukabumi Dihadiahi Prabowo Alat Baru

57 tahun lalu

Kubu Sarwendah Tantang Ruben Onsu Bertemu Langsung 11 Juli 2026, Ada Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal