"Semua tes yang dilakukan hingga saat ini menunjukkan gambaran klinis yang kompleks yang memerlukan rawat inap yang tepat," ungkap Bruni dikutip dari BBC, Senin (17/2/2025).
Selama akhir pekan kemarin, Vatikan memastikan kesehatan Paul stabil dan dia telah diberitahu untuk istirahat total untuk membantu pemulihannya.
Gegara sakit, Paus tidak bisa menyampaikan doa mingguan rutinnya pada hari Minggu di Lapangan Santo Petrus atau memimpin misa khusus bagi para seniman untuk menandai Tahun Yubileum Gereja Katolik.
Sebelum keluar pernyataan terbaru ini, pihak Vatikan menjelaskan kalau Paus Fransiskus menghabiskan tiga malam di rumah sakit yang sama pada Maret 2023 untuk perawatan bronkitis.
Paus Fransiskus menderita sejumlah masalah kesehatan sepanjang hidupnya, termasuk pengangkatan sebagian pada salah satu paru-parunya pada usia 21 tahun.