JAKARTA, iNews.id - Kisah dramatis penuh haru antara orang tua dan anak terjadi. Salah satu pasien sirosis berhasil selamat setelah menerima donor hati dari anak kandungnya.
Momen ini diungkapkan Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, saat meninjau langsung proses transplantasi di RSUP Fatmawati. Dia menyebut pasien kini dalam kondisi stabil usai menjalani operasi besar tersebut.
“Saya baru saja mengunjungi pasiennya dan pasiennya sudah dalam kondisi stabil. Pasien berusia 52 tahun. Donornya adalah anaknya sendiri yang berusia 26 tahun,” kata Dante.
Kisah ini menjadi gambaran nyata bagaimana transplantasi hati dapat menyelamatkan nyawa pasien yang sudah berada di ujung harapan. Terlebih, penyakit hati seperti sirosis sering kali tidak terdeteksi sejak dini.
Dante menegaskan, transplantasi hati merupakan terapi paling efektif untuk pasien dengan kondisi kronik. Bahkan dalam beberapa kasus, tindakan ini menjadi satu-satunya cara untuk bertahan hidup.