Pemerintah juga berupaya memperkuat layanan kesehatan mental dengan menambah tenaga psikolog klinis di Puskesmas. Saat ini jumlahnya masih terbatas, yakni sekitar 203 orang di seluruh Indonesia.
Selain itu, layanan krisis kesehatan jiwa juga disiapkan melalui platform Healing119.id untuk memberikan dukungan cepat bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan psikologis.
Upaya pencegahan juga melibatkan sektor pendidikan. Guru Bimbingan Konseling (BK) dan guru kelas diharapkan dapat berperan dalam mendampingi siswa yang terdeteksi memiliki gejala gangguan mental.
Untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, pemerintah juga telah menandatangani Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Kesehatan Jiwa Anak yang melibatkan sembilan kementerian dan lembaga.