Kekurangan Vitamin D: Kenapa Banyak Orang Indonesia Tidak Menyadarinya?

Rizqa Leony Putri
Vitamin D. (Foto: dok Magnific)

Tanda-Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin D

Gejala kekurangan vitamin D cenderung samar dan sering diabaikan. Beberapa tanda yang perlu diperhatikan:

1. Kelelahan kronis, yaitu rasa lelah terus-menerus meskipun sudah cukup tidur, adalah salah satu tanda paling umum.
2. Nyeri otot dan sendi, terutama di area punggung bawah, pinggul, dan kaki, tanpa penyebab yang jelas.
3. Sering sakit karena sistem imun yang melemah membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi pernapasan.
4. Perubahan suasana hati, karena kekurangan vitamin D dikaitkan dengan peningkatan risiko depresi dan gangguan mood.
5. Tulang yang rapuh karena dalam jangka panjang, defisiensi vitamin D berkontribusi pada osteoporosis, terutama pada perempuan dan lansia.

Masalahnya, banyak orang baru menyadari kekurangan vitamin D setelah kondisinya cukup parah. Padahal, deteksi lebih awal memberi lebih banyak ruang untuk intervensi yang tepat.

Cara Paling Akurat Mengetahui Kadar Vitamin D

Cara paling akurat untuk mengetahui kadar vitamin D adalah melalui pemeriksaan darah. Bumame menyediakan pemeriksaan ini, baik melalui kunjungan langsung ke klinik maupun layanan Home Care ke rumahmu. Tes yang digunakan adalah cek kadar vitamin D 25-OH total (25-Hydroxy Vitamin D), yang mengukur total vitamin D dalam darah, baik yang diproduksi kulit maupun yang berasal dari asupan makanan dan suplemen.

Pemeriksaan ini sederhana, cukup dengan pengambilan sampel darah, namun hasilnya memberikan gambaran yang akurat tentang status vitamin D dalam tubuhmu.

Siapa yang sebaiknya melakukan pemeriksaan ini? Orang yang jarang beraktivitas di luar ruangan, ibu hamil dan menyusui, lansia, penderita osteoporosis, serta siapa pun yang mengalami gejala seperti yang disebutkan di atas.

Apa yang Dilakukan Setelah Mengetahui Hasilnya?

Jika hasil pemeriksaan menunjukkan kadar vitamin D rendah, dokter biasanya akan merekomendasikan kombinasi dari beberapa pendekatan: suplementasi vitamin D dengan dosis yang sesuai, penyesuaian pola makan, dan peningkatan paparan sinar matahari pagi.

Penting untuk tidak mengonsumsi suplemen vitamin D dalam dosis tinggi tanpa panduan dokter, karena kadar vitamin D yang terlalu tinggi juga bisa menimbulkan efek yang tidak diinginkan.

Untuk mengetahui kondisi vitamin D dalam tubuhmu dan langkah terbaik selanjutnya, hubungi CS Bumame sekarang dan dapatkan informasi mengenai pemeriksaan yang tepat untuk kebutuhanmu.

Editor : Rizqa Leony Putri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jalin Kerja Sama, BXSea Oceanarium Terima Bayi Kuda Laut dari YO-GYO Aquarium Jepang

57 tahun lalu

Hypernet Technologies Perkuat Kolaborasi Digital di BRAVO 500 Summit 2026

57 tahun lalu

Rilis Sustainability Report 2025, TelkomGroup Perkuat Komitmen ESG

57 tahun lalu

Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Bukti Konsistensi Pembinaan Atlet Muda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal