Kasus Stunting di Indonesia Masih Tinggi, Kenali Penyebab dan Pencegahannya!

Vien Dimyati
Multifaktor Penyebab Stunting (Foto: Ist)

“Hal ini sangat dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan dan pemahaman ibu akan kesehatan dan gizi anak, ditambah faktor lingkungan setempat yang kurang mendukung,” kata Fauzi. 

Hal senada juga ditegaskan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) sebagai Ketua Pelaksana Program Percepatan Penurunan Stunting. Sering kali orang menghubungkan stunting dengan kemiskinan, karena ini merujuk pada salah satu penyebab terjadinya sanitasi yang buruk dan air minum tidak layak.

“Tapi penelitian menunjukkan, justru yang paling menentukan adalah bagaimana pola asuh di keluarga," kata Direktur Ketahanan Remaja BKKBN Edi Setiawan.

Pola asuh, lanjut Edi, akan diaktualisasikan dengan mencukupi kebutuhan gizi mulai dari ibu mengandung yang kemudian dioptimalkan dengan pemberian ASI eksklusif serta MPASI bergizi, tinggi protein hewani dan aman. “Semuanya balik lagi ke pola asuh, karena pola asuh menentukan pola makan,“ kata Edi.

Mengingat pentingnya memasukkan protein hewani dalam makanan anak sebagai cara untuk mencegah terjadinya stunting, bagaimanakah sebenarnya pemahaman orang tua terhadap hal ini

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
2 hari lalu

Beda Gejala Retinopati Diabetik dengan Katarak, Ini Penjelasannya!

2 hari lalu

Waspada! Komplikasi Diabetes Ini Diam-Diam Bisa Sebabkan Kebutaan

1 hari lalu

Perempuan 40 Tahun ke Atas Dianjurkan Rutin Olahraga, Ini Alasannya

2 hari lalu

Mudah Marah, Sulit Tidur hingga Berat Badan Naik? Waspada Tanda Perimenopause!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal